GRAHAMERDEKA.COM. PALU – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin (22/12). Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, secara resmi melepas ratusan peserta program “Berani Mudik Gratis” dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

​Program unggulan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mempermudah masyarakat bertemu keluarga di kampung halaman. Selain meringankan beban ekonomi, langkah ini strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mengurai kepadatan arus mudik di jalan raya.

​Dalam sambutannya yang menyentuh, Gubernur Anwar Hafid memberikan pesan khusus kepada para pemudik dan masyarakat Sulawesi Tengah. Beliau mengimbau agar perayaan Natal tahun ini dilakukan dengan kesederhanaan.

​”Mari kita rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan tanpa euforia berlebih. Ini adalah bentuk empati dan solidaritas kita terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini sedang berduka akibat bencana alam,” ujar Gubernur Anwar Hafid di hadapan para pemudik.

​Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi beragama di Sulawesi Tengah, memastikan umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat sebanyak 565 pemudik diberangkatkan menggunakan 41 armada bus. Para pemudik ini menuju berbagai wilayah di Sulawesi Tengah, mulai dari Poso, Ampana, Luwuk, hingga pelosok seperti Tolitoli dan Buol.

​Hadir dalam seremoni pelepasan tersebut unsur Forkopimda, termasuk Kapolda Sulteng, Kepala BNN Provinsi, serta para kepala OPD, yang turut memastikan kesiapan armada agar perjalanan masyarakat berjalan lancar dan aman.

​”Semoga dengan program ini, saudara-saudara kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga tercinta dalam keadaan sehat walafiat,” pungkas Gubernur sesaat sebelum mengangkat bendera pelepasan.

(Faisal)