GRAHAMERDEKA.COM. PANIAI – Tak peduli rute terjal maupun cuaca ekstrem yang menusuk tulang, prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama terus membuktikan dedikasinya. Di tengah keterbatasan akses kesehatan di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, para prajurit ini bertransformasi menjadi “Dokter Keliling” demi memastikan warga di pelosok negeri mendapatkan hak kesehatan yang layak. Selasa (28/04/2026).
Aksi jemput bola ini merupakan respon nyata atas kondisi geografis Papua yang menantang, di mana warga seringkali harus berjalan kaki puluhan kilometer hanya untuk mencapai fasilitas medis. Dengan ransel berisi obat-obatan, tim medis TNI menyusuri jalan setapak dan menyeberangi sungai demi menjangkau setiap Honai.
Dankipur A, Kapten Inf M. Ubaid Muttaqin, menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk kehadiran negara.
”Jarak tidak boleh menjadi penghalang bagi saudara-saudara kita di Papua untuk sehat. Jika warga kesulitan menjangkau Pos, maka kami yang akan membawa layanan medis itu ke depan pintu rumah mereka,” tegas Kapten Ubaid.
Pelayanan yang diberikan meliputi:
- Pemeriksaan Kesehatan Umum: Menangani keluhan kesehatan dasar masyarakat.
- Aksi Anti-Stunting: Pemberian vitamin dan suplemen nutrisi bagi anak-anak di pedalaman.
- Edukasi PHBS: Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat agar warga mandiri dalam menjaga kesehatan.
Kehadiran prajurit di lapangan disambut dengan haru dan sukacita. Langkah preventif ini terbukti efektif untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mempererat ikatan emosional antara TNI dan rakyat.
Melalui program “Dokter Keliling” ini, Satgas Yonif 711/Raksatama mengirimkan pesan kuat: bahwa di medan tersulit sekalipun, keselamatan dan kesehatan rakyat adalah prioritas tertinggi. Pengabdian tanpa batas ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI yang tak lekang oleh jarak dan waktu.
Editor : Faisal
Sumber: Pen Satgas Yonif 711/Rks







