GRAHAMERDEKA.COM. PALU – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Agung Tri Widiantoro, memimpin langsung Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi Patuh Tinombala 2026 secara virtual dari Aula Gedung BPKB Ditlantas Polda Sulteng, Rabu (28/10/2026).
Bertindak sebagai Kepala Operasi Daerah (Ka Opsda), Kombes Pol Agung menegaskan bahwa kegiatan Anev ini merupakan instrumen krusial untuk memantau progres di lapangan, memetakan kendala secara cepat, serta merumuskan langkah strategis guna mengoptimalkan efektivitas penegakan hukum di bidang lalu lintas.
Rapat strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Operasi Daerah (Waka Opsda) Kompol Sulardi, jajaran pejabat utama operasi Polda Sulteng, serta diikuti secara daring oleh para Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lintas) dari seluruh polres jajaran.
Dalam arahannya, Kombes Pol Agung menginstruksikan seluruh personel yang terlibat di lapangan agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin tinggi, serta mengutamakan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa arah kebijakan Operasi Patuh Tinombala tahun ini tidak sekadar berfokus pada penindakan atau tilang semata, melainkan menitikberatkan pada upaya edukasi komprehensif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif berlalu lintas yang aman.
”Operasi ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi yang utama adalah membangun kesadaran dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” tegasnya.
Melalui evaluasi mendalam ini, seluruh satuan wilayah diimbau untuk memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi lintas sektoral, dan sigap memperbaiki berbagai kendala teknis yang dijumpai selama operasi berlangsung.
Dirlantas Polda Sulteng optimis, konsistensi pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2026 akan memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kepatuhan hukum masyarakat. Muara dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang mantap di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa Anev berkala merupakan standar operasional yang vital untuk memastikan setiap target dan sasaran operasi tercapai secara optimal.
”Kami berharap melalui Operasi Patuh Tinombala 2026, budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat semakin meningkat. Hal ini tentu menjadi fondasi penting dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas yang kondusif di Sulawesi Tengah,” pungkas Kombes Pol Achmad Muhaimin.**
Pewarta :Faisal







