GRAHAMERDEKA.COM. PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan masyarakat melalui program “Berani Sejahtera” yang digagas di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Anwar Hafid–Reny Lamadjido. Hal tersebut diungkapkan dalam konferensi pers yang digelar Dinas Kominfosantika Sulteng di Tanaris Cafe, Kamis (10/9/2026).

Sektor kelautan dan perikanan Sulteng mencatatkan progres signifikan dengan total anggaran program mencapai Rp33,73 miliar yang difokuskan pada infrastruktur, sarana produksi, hingga pengawasan.

  • ​Produksi perikanan tangkap melonjak dari 271.865,95 ton pada 2024 menjadi 328.393,08 ton pada 2025, atau meningkat sekitar 20,8 persen. Kabupaten Donggala tercatat sebagai sentra produksi perikanan tangkap tertinggi.
  • ​Subsektor perikanan budidaya turut mencatatkan produksi sementara sebesar 330.058,72 ton pada 2025, dengan Banggai Kepulauan sebagai penyumbang terbesar mencapai 242.639,99 ton.
  • ​Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada Januari 2026 berada di angka 102,24, menandakan kondisi usaha nelayan yang relatif menguntungkan.
  • ​Tingkat kepatuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan juga meningkat pesat dari 82,12 persen pada 2025 menjadi 94,40 persen pada Triwulan II 2026.

​6.629 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Miskin

Di sektor perumahan, Dinas Perkimtan Sulteng merealisasikan pembangunan 6.629 unit rumah layak huni sepanjang 2025 bagi masyarakat golongan desil 1, 2, 3, dan 4 yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

  • ​Realisasi ini terdiri atas 5.187 unit Pembangunan Baru (PB) dan 1.442 unit Peningkatan Kualitas (PK).
  • ​Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan realisasi terbanyak yakni 3.150 unit, disusul Kota Palu sebanyak 2.025 unit.
  • ​Capaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang didominasi oleh peran pengembang (5.048 unit), serta dukungan APBD kabupaten/kota, APBD Provinsi, APBN, hingga pihak swasta melalui CSR dan NGO.

​Melalui sinergi program kelautan, perikanan, dan penyediaan hunian layak ini, Pemprov Sulawesi Tengah optimis dapat terus mendorong peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat secara merata di seluruh wilayah.**

(RedGM)