GRAHAMERDEKA.COM. SIGI – Komitmen Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah kembali dibuktikan secara nyata. Bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, Gubernur Anwar Hafid menghadiri langsung kegiatan Rembuk Tani sekaligus menyerahkan bantuan pupuk di Kabupaten Sigi, Sabtu (4/7/2026).

​Kegiatan yang berlangsung hangat ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah pusat, daerah, dan ratusan petani yang memadati lokasi acara. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Patrio, Anggota DPR RI Sarifuddin Sudding, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah setempat.

​Dalam momentum tersebut, Gubernur Anwar Hafid mendampingi Menko Pangan menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis kepada kelompok tani berupa 1,5 ton pupuk NPK dan 1,5 ton pupuk urea. Bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi yang menjadi salah satu lumbung pangan daerah.

​Menko Pangan Zulkifli Hasan secara khusus memberikan apresiasi atas langkah sigap dan sinergi yang dibangun oleh Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran pemerintah daerah dan DPR. Menurutnya, keberhasilan program strategis nasional di daerah tidak lepas dari kepemimpinan yang akomodatif.

​“Terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Bupati, DPR, dan seluruh petani yang telah bekerja sama dengan baik sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan optimal,” ujar Menko Pangan.

​Zulkifli Hasan menambahkan bahwa atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat terus memastikan ketersediaan pupuk subsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau, termasuk menjaga stabilitas harga gabah agar tetap menguntungkan petani minimal di angka Rp6.500 hingga Rp7.500 per kilogram.

​Merespons hal tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berdiri di garis depan untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional. Bagi Anwar Hafid, kesejahteraan petani adalah indikator utama keberhasilan pembangunan daerah.

​“Kami di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat. Dukungan terhadap petani, mulai dari penyediaan sarana produksi (saprodi), pembangunan infrastruktur pertanian yang mantap, hingga penguatan kelembagaan petani akan selalu menjadi prioritas utama kami,” tegas Anwar Hafid di hadapan ratusan petani yang hadir.

​Gubernur juga optimistis bahwa dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani, sektor pertanian di Sulawesi Tengah akan semakin maju dan modern.

​Selain fokus pada komoditas padi dan jagung yang berhasil menaikkan Nilai Tukar Petani (NTP) dari 116 ke 127, dalam Rembuk Tani ini juga dipaparkan rencana strategis pemerintah ke depan untuk memperkuat sektor protein melalui budidaya ikan berbasis bioflok di pedesaan.

​Gubernur Anwar Hafid menyambut baik rencana tersebut dan siap mengawal implementasinya di Sulawesi Tengah agar desa-desa di Sulteng tidak hanya mandiri secara energi dan beras, tetapi juga unggul dalam sektor perikanan dan peternakan.

​Melalui kerja nyata dan kolaborasi taktis seperti ini, kepemimpinan Anwar Hafid terus membawa harapan baru bagi kemajuan sektor pertanian, peningkatan produktivitas, dan muaranya adalah kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.**

Pewarta : Faisal