Grahamerdeka.com. SIGI – (21/11-2025) Menyusul telah berakhirnya pengerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pasigala, Pemerintah Kecamatan Gumbasa secara resmi melayangkan surat permohonan mendesak kepada pihak terkait di Provinsi Sulawesi Tengah.
Langkah ini diambil demi memperjuangkan hak ribuan warga di tiga desa yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan akses air bersih yang layak.
Melalui surat bernomor 400.1.2.2/814/Setcam tertanggal 14 November 2025, Camat Gumbasa, Afif Sunusi, S.Sos, MM, meminta agar distribusi air bersih segera dialirkan ke tiga desa prioritas, yakni:
Desa Pakuli
Desa Pakuli Utara
Desa Pandere
Dalam surat yang ditujukan kepada Kepala BPBPK Sulawesi Tengah tersebut, ditegaskan bahwa infrastruktur proyek fisik telah selesai, namun manfaatnya belum dirasakan oleh masyarakat setempat. Padahal, air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kelangsungan hidup warga sehari-hari.
”Mengingat air bersih Pasigala tersebut agar bisa dinikmati oleh warga di tiga desa tersebut, mohon kiranya menjadi pertimbangan Bapak, karena warga kami sangat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” bunyi petikan surat resmi yang ditandatangani oleh Camat Gumbasa.
Desakan ini muncul akibat ironi di lapangan di mana pipa-pipa distribusi besar telah terpasang melintasi wilayah Gumbasa, namun warga di desa penyangga seperti Pakuli, pakuli utara dan Pandere justru belum mendapatkan suplai air.
“Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi dan pihak terkait tidak menunda-nunda proses distribusi ini !!!
Surat permohonan ini juga ditembuskan langsung kepada Bupati Sigi sebagai bentuk keseriusan pemerintah kecamatan dalam mengawal aspirasi warganya. Warga berharap keran air di rumah mereka dapat segera mengalirkan air bersih Pasigala dalam waktu dekat, tanpa alasan birokrasi yang berbelit.
Pewarta : Faisal







