GRAHAMERDEKA.COM. Selama ini publik mengenal Moh. Raslin Chily sebagai sosok aktivis yang vokal dan tokoh pergerakan yang tak gentar membela hak-hak masyarakat kecil. Namun, siapa sangka di balik kepiawaiannya berorasi di mimbar pergerakan, ia menyimpan bakat seni yang mendalam.
Baru-baru ini, sebuah potret memperlihatkan sisi humanis sang aktivis saat sedang asyik memetik gitar elektrik. Bukan sekedar hobi, Moh. Raslin menunjukkan kemahirannya membawakan lagu-lagu dangdut nostalgia, khususnya karya sang legenda, H. Rhoma Irama.
Dalam unggahannya, Moh. Raslin menyoroti lagu berjudul “Indonesia” karya Bang Haji yang dirilis pada tahun 1980. Baginya, lagu tersebut bukan sekedar hiburan, melainkan instrumen kritik sosial yang masih relevan hingga hari ini.
”Selama 45 tahun, lagu ini telah mampu menjawab tantangan Indonesia dalam memberantas korupsi di semua sektor,” tulisnya dalam keterangan yang berlatar suasana sejuk Desa Labuan Toposo kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.
Kegiatan bermusik ini membuktikan bahwa seorang pejuang masyarakat tidak harus selalu tampil kaku. Melalui nada-nada dangdut yang merakyat, Moh. Raslin seolah ingin menyampaikan bahwa pesan-pesan keadilan bisa disuarakan lewat mana saja, termasuk melalui harmonisasi dawai gitar di bawah langit malam pegunungan.
Bagi para pengikutnya, penampilan ini memberikan kesegaran tersendiri. Menikmati udara malam sambil mendengarkan petikan gitar dari seorang tokoh pergerakan adalah bentuk “recharge” energi sebelum kembali turun ke lapangan membela kepentingan rakyat.
Pewarta : Faisal







