GRAHAMERDEKA.COM. PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, memberikan penekanan keras terkait integritas dan dedikasi aparatur negara saat memimpin Apel Gabungan Perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur, Senin pagi (5/1-2026). Di hadapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Gubernur menegaskan bahwa sumpah jabatan bukanlah sekadar seremonial, melainkan janji suci kepada Tuhan.

​“Sumpah jabatan jangan dianggap main-main. Kita bersumpah di hadapan Allah SWT. Itu adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga dalam pelaksanaan tugas,” tegas Anwar Hafid dalam amanatnya yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta apel.

​Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido dan Sekprov Drs. Novalina ini menggarisbawahi bahwa sebanyak 22.126 ASN Pemprov Sulteng memiliki tugas tunggal: melayani rakyat. Menurutnya, ekspektasi masyarakat sebenarnya sederhana namun mendasar.

​“Rakyat hanya membutuhkan dua hal dalam pelayanan, yaitu kepastian dan kesungguhan. Tolong, kalau ada rakyat yang mengadu, layani sesuai kemampuan kita,” imbuhnya.

​Menandai dimulainya era digitalisasi pemerintahan di tahun 2026, Pemprov Sulawesi Tengah telah mengaktifkan Command Center secara penuh sejak malam pergantian tahun. Inovasi ini bukan sekadar pusat data, melainkan instrumen pemantau kinerja langsung.

​Gubernur menjelaskan bahwa setiap laporan atau keluhan masyarakat yang masuk melalui Command Center akan langsung diteruskan ke perangkat daerah terkait. Kecepatan respons inilah yang nantinya akan menjadi indikator penilaian kinerja individu.

​“Tindak lanjut respons terhadap masyarakat ini akan berpengaruh pada penilaian kinerja, termasuk dalam penambahan penghasilan aparatur (TPP),” ungkap Gubernur.

​Selain disiplin jam kerja, Gubernur Anwar Hafid menginstruksikan seluruh unit kerja untuk menginternalisasi program unggulan 9 Berani. Program ini menjadi kompas pembangunan Sulawesi Tengah yang meliputi:

​* Berani Cerdas & Berani Sehat

​* Berani Lancar & Berani Panen Raya

​* Berani Tangkap Banyak & Berani Menyala

​* Berani Berdering & Berani Berintegritas

​* Berani Berkah

​“Seluruh ASN harus menjadi penggerak utama keberhasilan 9 Berani. Ini bukan sekadar slogan, tetapi arah kebijakan pembangunan daerah kita,” pungkasnya.

​Apel perdana ini diharapkan menjadi momentum transformasi budaya kerja ASN Sulawesi Tengah yang lebih kolektif, responsif, dan berbasis hasil di tahun 2026.

(Faisal)